Sejatinya itu hanya merupakan sebuah perbandingan. Apa sebenarnya arti dari menyakitkan dan menyenangkan itu? Menyakitkan dan menyenangkan hanya parameter yang dubuat manusia, yang ironisnya perbandingan-perbandingan itu kian waktu kian menyedihkan. Nilai 10 dianggap baik, kaya dianggap menyenangkan, sakit dianggap menyakitkan. Padahal setelah semuanya terjadi, bukankah rasanya sama saja. Bukankah sama-sama akan menjadi kenangan? Sama sekali tidak ada bedanya.
ONCE means there is NO SECOND..
mengapa kita harus merasakan sesuatu yg namanya "sakit" ?
Thursday, May 5, 2011
Posted by alfitayzk at 2:28 PM 0 comments
kisah seekor kupu-kupu
Friday, April 29, 2011
Seseorang menemukan kepompong seekor kupu-kupu. Dia duduk dan mengamati selama beberapa jam kupu-kupu dalam kepompong itu ketika dia berjuang memaksa dirinya melewati lubang kecil itu. Kemudian sang kupu-kupu berhenti membuat kemajuan. Kelihatannya dia telah berusaha semampunya dan dia tidak bisa lebih jauh lagi.
Akhirnya orang tersebut memutuskan untuk membantunya. Dia ambil sebuah gunting dan memotong sisa kekangan dari kepompong itu. Kupu-kupu tersebut keluar dengan mudahnya. Namun, dia mempunyai tubuh yang gembung dan kecil, serta sayap-sayap yang mengerut. Orang tersebut terus mengamatinya, karena dia berharap bahwa pada suatu saat, sayap itu akan mekar dan melebar sehingga mampu menopang tubuhnya. Sayang, semuanya tak pernah terjadi.
Kenyataannya, kupu-kupu itu menghabiskan sisa hidupnya merangkak di sekitarnya dengan tubuh gembung dan sayap-sayap mengerut. Dia tidak pernah bisa terbang. Yang tidak dimengerti dari kebaikan dan ketergesaan orang tersebut adalah bahwa kepompong yang menghambat dan perjuangan yang dibutuhkan kupu-kupu untuk melewati lubang kecil tersebut adalah cara Tuhan untuk memaksa cairan dari tubuh kupu-kupu itu ke dalam sayap-sayapnya. Sedemikian sehingga dia akan siap terbang begitu dia memperoleh kebebasan dari kepompong tersebut.
Kadang, perjuangan adalah yang kita perlukan dalam hidup kita. Jika Tuhan membiarkan kita hidup tanpa hambatan, itu mungkin malah melumpuhkan kita. Kita mungkin tidak sekuat yang semestinya kita mampu. Kita mungkin tidak pernah dapat terbang.
Kita memohon kekuatan, dan Tuhan memberi kita kesulitan-kesulitan untuk membuat kita kuat.
Kita memohon kebijakan, dan Tuhan memberi kita persoalan untuk diselesaikan.
Kita memohon kemakmuran, dan Tuhan memberi kita otak dan tenaga untuk bekerja.
Kita memohon keteguhan hati, dan Tuhan memberi kita bahaya untuk diatasi.
Kita memohon cinta, dan Tuhan memberi kita orang-orang bermasalah untuk ditolong.
Kita memohon kemurahan/kebaikan hati, dan Tuhan memberi kita kesempatan-kesempatan.
Kita tidak memperoleh yang kita inginkan, kita mendapatkan segala yang kita butuhkan.
Posted by alfitayzk at 12:49 AM 0 comments
Kupu - Kupu
Saturday, March 26, 2011
Hidup adalah sebuah perjalanan mencari kebahagiaan
Sekaligus kehilangan kebahagiaan yang lain
Hidup adalah tidak mendapatkan semua yang kita inginkan
Hidup adalah menentukan pilihan
Atau tidak memiliki pilihan sama sekali
Tidak penting apa tujuannya
Yang penting perjalanannya
......
Kupu-kupu, itulah mereka
Dua orang yang sama istimewanya
Kupu-kupu yang satu lembut, bahkan rapuh
Tapi dia yang mempersatukan kami
Dia merubah aku menjadi siapa aku sekarang
Dia yang lebih memiliki isi
Sementara kupu-kupu yang satu lagi,
menarik aku tinggi, cukup tinggi
sehingga aku dapat berdiri tegar
dan yakin akan keberadaanku
Perbedaan yang membuat mereka saling melengkapi
Melengkapi mereka sendiri, melengkapi hidupku
Begitulah aku belajar tentang hidup, tentang cinta
Dan berani menghadapi
Dan berani melepaskan
Dari semua perjalanan yang menjadikan matahari,
bulan, bintang, langit, awan, dan hujan,
tidak akan pernah sama lagi
Dan yang menjadikan hidup masing-masing pelakunya
Juga tidak akan pernah sama lagi.
........
-for mom and dad, i love you both-
Terimakasih bunda, telah menjadi sebuah kupu-kupu untukku. Kupu-kupu yang lembut, yang merubahku menjadi seperti sekarang ini. Semua amarahmu, kecewamu, karena tingkahku, selalu bisa kau tepis dalam sekejap. Tetaplah menjadi lilin dalam hidupku, yang memberiku penerangan, saat hatiku mulai gelap. Tetaplah menjadi penghapus air mataku, walaupun ku tahu aku lah pembuat jatuhnya air matamu.
Terimakasih ayah, telah menjadi kupu-kupu yang selalu tegar untukku. Aku tahu engkau tak pernah terlihat bersedih di hadapanku bukan karena engkau tak bisa, atau engkau tak merasakannya, tapi karena engkau tak ingin aku menjadi lembek. Engkau selalu ingin menjadi contoh yang baik untukku. Keringatmu, tenagamu, waktumu, yang kau habiskan demi kami, keluargamu, sungguh tak bisa dibalas dengan apapun.
Terimakasih untuk kalian berdua, yang telah merawatku, memanjakanku, tanpa meminta balasan dariku. Tetaplah menjadi pelengkap hidupku. Tetaplah saling melengkapi satu sama lain.
Posted by alfitayzk at 7:35 PM 0 comments
nothing.
Friday, March 11, 2011
PELUK
Menahun, kutunggu kata-kata
Yang merangkum semua
Dan kini kuberharap dimengerti
Walau sekali saja pelukmu
Tiada yang tersembunyi
Tak perlu kau mengingkari
Rasa sakitmu
Rasa sakitku
Tiada lagi alasan
Inilah kejujuran
Pedih adanya
Namun ini jawabnya
Lepaskanku segenap jiwamu
Tanpa harus kau berdusta
Karena kaulah satu yang kusayang
Dantak layak kau didera
Sadari diriku kini pun kan sendiri
Di dini hari yang sepi
Tetapi apalah arti bersama, berdua
Namun semu semata
Tiada yang terobati
Di dalam peluk ini
Tapi rasakan semua
Sebelum kau lepas semuanya
Tak juga kupaksakan
Setitik pengertian
Bahwa ini adanya
Cinta yang tak lagi sama
Dan kini kuberharap dimengerti
Walau sekali saja pelukmu
........
Mengapa kulakukan ini? Karena inilah jalannya.
Hati adalah air, baru mengalir jika menggulir dari tempat tinggi ke tempat lebih rendah. Ada gravitasi yang secara alamiah menggiringnya. Dan jika peristiwa jatuh hati diumpamakan air terjun, maka bersamamu aku sudah merasakan terjun, jumpalitan, lompatan indah, berkali-kali. Namun kanal hidup membawa aliran itu ke sebuah tempat datar, dan hatiku berhenti mengalir. Siapa yang mengatur itu? Aku pun tak tahu. Barangkali kita berdua, tanpa kita sadari. Barangkali hidup itu sendiri, sehingga sia-sia menyalahkan siapa-siapa.
Aku ingin mengalir. Hatiku belum mau mati. Aliran ini harus kembali memecah dua agar kita sama-sama bergerak. Sebelum kita terlalu jengah dan akhirmya terpisah dalam amarah. Cinta ini tersendat, dan hatiku seperti mau mati pengap. Kendati kusayang kamu lebih dari siapapun yang kutahu. Kendati bersamamu senyaman berselimut pada saat hujan. Aku aman. Namun hatiku mengerontang kekeringan. Dan kini kutersadar, aku butuh lagi hujan itu. Lebih dari apapun.
Kamu bukan tisu sekali pakai. Kamu tak akan kubuang dari memoriku begitu saja. Kita tidak mungkin membuang apapun jika kita percaya hati bukan diperuntukkan untuk menyimpan kamu, kita, dan waktu yang telah bergulir selama ini. Hati tidak pernah menyimpan apa-apa. Ia menyalurkan segalanya. Mengalir, hanya mengalir. Namun kata-kata membeku di ujung mulutku, seperti stalaktit dan stalagmit. Tampak dinamis dalam konsep tapi tak bergerak.
Posted by alfitayzk at 5:03 PM 0 comments
perburuan sesat
Saturday, February 12, 2011
Hari itu, Senin 17 Januari 2011 perburuan kami (Aku dan Wening) dimulai. Ini bukan tentang memburu hewan atau hantu, tapi mencari anak2 SMP yang bersedia mengikuti lomba, anggap saja namanya JEMPUT BOLA.
Sekolah pertama yang kami tuju ke SMP N *piip* Yogyakarta, langsung saja kami menuju ruang tata usaha. Ibu nya radongan sumpah. Kami menjelaskan maksud dan tujuan kami, sebenernya simpel tapi ya karena Ibunya radongan tadi, musti diulang beberapa kali. Sampai akhirnya beliau bilang, “Wah, kayaknya belum dapet suratnya e mbak, gimana kalo besok mbaknya balik lagi sambil bawa suratnya itu, saya gak berani memutuskan kalo belum ada surat”
DEG! “tapi buk, posternya sudah di tempel disitu (nunjuk papan pengunguman) seharusnya udah nempel poster kan berarti udah ngasih surat” ra trimo lah, surat yg tak buat setengah mati hilang begitu saja. “yaa, seharusnya kan satu paket mbak, itu ada posternya tapi gak ada suratnya to? Yo berarti belum”HEEE? IBUNYA INI AMAT SANGAT MARMOS. Dan satu lagi RADONGAN. Sudahlah, aku capek ngomong sama beliau. Yasudah langsung saja saya minta ketemu kepala sekolahnya lalu menjelaskan tujuan kedatangan dan masalah surat yg tidak ada tadi.
“Oh, mungkin karena kesibukan saya, jadi surat surat itu masih ditumpuk di meja dan belum saya baca mbak”
“bisa saya ambil pak? soalnya guru pembimbing PMRnya minta suratnya itu”
“wah, banyak sekali ini mbak tumpukannya” (dalam hati, ngomong wae males nggoleke pak, susah amat hih!).
“terus, keputusannya gimana pak? SMP ini mau ikut atau tidak?”.
“hm, kan itu lombanya sudah dekat, dan kemungkinan untuk menang itu kecil, lagian bayarnya cukup mahal itu mbak, kalo berhubungan dengan uang seperti itu yaaa gimana ya mbak, kami juga gak pengen rugi”
JADI?
“yaa, tahun ini SMP kami tidak ikut dulu mbak”
WHATTHEFUN ! setelah berputar2 seperti itu, kepseknya memutuskan tidak ikut karena masalah DANA mameeen. Gini deh ya, ya aku tau semua orang ataupun organisasi gak akan ada yg mau rugi. Tapi gak gitu gitu banget dong ya. Bapaknya memutuskan sepihak itu namanya. Gimana kalo anak PMRnya pengen ikut? Kok gak dibicarain dulu sih? Bahkan guru pembimbingnya aja gak dikasih tahu gitu lho.
Dan masalah takut kalah tadi, kalo setiap ada lomba ngrasa gak siap, ngrasa takut kalah, kapan kita majunya coba? Hidup itu persaingan boy, harus ada perjuangan. Anggap aja kalo menang itu bonus dari Tuhan, kalo kalah? Tetap syukuri, dari situ kita bisa mengukur kemampuan kita dibanding peserta lain. Selain itu yg gak kalah pentingnya itu PENGALAMAN. Semakin banyak pengalaman kita, semakin matang pula kemampuan kita. Ohya, dan kalo ikut lomba yang berkelompok gitu, kita bisa merasakan kebersamaan yang luar biasa dengan teman sekelompok. Jadi, mengorbankan uang 90ribu itu gak ada ruginya kok kalo dibandingin manfaat2 lain yang kita dapet. Lagian, uang segitu juga untuk 6 orang, dan masih ada fasilitas2 yang didapet kan ya.
OKE, cukup saya membahas SMP tersebut. Kami pun lanjut ke tujuan selanjutnya, SMP STELLA DUCE. Tapi, ini berbeda, tau kenapa? Karena kami gak tau daerah sekolah itu. BLAS RA NGERTI JE!
Lalu, dengan mengandalkan feeling wening, kami menuju bundaran UGM. Dan satu pelajaran yang dapat saya ambil waktu itu. JANGAN PERCAYA FEELING WENING, SESAT HAHAHA. Jauuuuh dari dugaan, kami tidak menemukan STECE, tapi malah sekolah swasta yang lain . jederrr bumi gonjang ganjing---
Tapi, wes terlanjur sampe situ, apa salahnya nyoba publi disitu. Modal nekat, tanpa surat pengantar publikasi, kami masuk ke sekolah itu. Tapi, lagi-lagi saya kecewaaaaaaaaaaaaaa. Tapi kali ini tambah juga MALU. You know what? Di sekolah itu gak ada PMRnya -____-
Lalu, dengan memanfaatkan kesempatan, kami pun nanya ke adek”nya yg sekolah disana ttg letak smp stece1 dan smp stece2. Kan, sak jenis ngono lho, paling yo ngerti, pikirku pas itu. Dan, kami diarahkan ke lempuyangan. “Pokoknya deket2 lempuyangan situ mbak” . Akhirnyaaa kami dapet pencerahan. Alhamdulillah. Rasanya pengen nraktir adeknya di pizza hut makan sampe puas. TAPI CUMAN PENGEN.
Lalu, dengan wajah yg kembali ceria, kami menelusuri jalanan yogya lagi sampai ke lempuyangan. Sampai di sekitar stasiun, kami nanya ke tukang becak. “Pak, SMP Stella Duce itu dimana ya?”. “Oh, itu nanti jembatan layang ke kanan aja mbak, terus nanti ada di kiri jalan”. Lanjutlah kami ke tempat itu, dan benar saja. Papan biru tua menggantung di pinggir jalan, cukup dengan membaca tulisan STELLA DUCE yang terpampang besar disana, sudah cukup ,membuat hatiku berbunga2. Alhamdulillah (lagi) . Rasanya seneng bianget. Kali ini keinginan mentraktir adek yg tadi semakin besar. Sekali lagi, HANYA KEINGINAN.
Tapi, seperti ditabrak truk, dilindes bus, diseret kereta api, hati saya hancur lebur sehancur hancurnya. #lebe . Hanya karena 3 huruf yg juga cukup besar di sebelah tulisan STELLA DUCE. 3 huruf keramat itu adalah huruf S, Huruf M, dan HURUF A. Yap, S-M-A. Padahal jelas2 yg kami cari itu S-M-P!!!!!
Kali ini aku pengen adiknya dicincang dijadiin campuran pizza hut. Wuaseeeeem sekali -____-
Lalu, bertanyalah kami kembali, ke sebuah toko parfum di deket situ. Dan apa yang dibilang??? SMP STELLA DUCE 2 ADA DI DEKAT ALUN-ALUN SELATAN. Ya Allah itu menyimpang sekali dari daerah ini hah!! “Ini dari mana ya???”. (sebenernya aku mau jawab dari rumah, tapi karena belum mau dieksekusi disitu, saya urungkan niat saya tersebut) “Oh, dari SMA 1 mbak” . “SMA 1 mana?” . “Yogya”. “Hmmm...(mikir)”. “TELADAN mbak”. “Ohyaya, GODEAN to..”
Walah, apa aku kurang jelas ngomongnya? Atau mbaknya emang kurang baik pendengarannya, entahlah, kami tak ingin mempermasalahkan masalah itu. Yg aku pikirin : “lah, lha mbaknya aja gak tau SMA 1, jangan2 arah2an stecenya juga ngawur ini, meragukan sekali.”
Tapi, saya mencoba positive thinking, ah yo dicobo sek wae, sopo ngerti mbake lulusan stero (stece loro). Lanjutlah ke daerah sana, itupun tidak mulus, kami muter2 alun alun, tapi nihil. Gak ada tanda2 ada stero . ah, kapusan meneh ki. (hampir menyerah dan pengen balik ke sekolah secepatnya) Lalu, bertanyalah kami sekali lagi ke ibu ibu penjual rujak. Dan ternyata tidak di daerah situ juga. Lalu dimana? Di deket jogjatronik. Aaaaaa mbohlah, ini yang terakhir pokoknya. Kalo gak ketemu juga, kami menyerah. Tapi, Allah sangat adil bukan? Setelah kesusahan itu pasti ada kemudahan,kali ini petunjuk itu benar, dan kami menemukannya. SENANG SEKALI RASANYA
Kami masuki gedung itu, banyak mata memandang ke arah kami dengan tatapan yg gak biasa, ASING. Dan akhirnya aku tau kenapa, karena penampilan kami. Yap, dengan baju lengan panjang bertutup jilbab ini sangat beda dengan keadaan disana yg notabene adalah sekolah nonis. Gak enak banget tapi dipandangin kayak gitu, yasud cepat2 kami menyelesaikan urusan di tempat itu.
Sesampainya di TU, kabar menyedihkan, menusuk, mematahkan hati pun kembali kami dengar, setelah perjalanan yang teramat jauh itu. “wah, disini gak ada PMRnya mbak, adanya Pramuka”.
WOH, ATOS BANGET INI. Kami tidak rela, tidak terima, tapi gak mungkin juga to kalo njuk aku bikin organisasi PMR di sekolah itu biar mereka bisa daftar. -.- maka dari itu, relakanlah fit---
Masih ada 2 tujuan lagi, STECE 1, dan BOPKRI 1. Tapi, berhubung badan sudah tidak mendukung dan sepertinya aku mulai gila karna semua ini, kami memutuskan kembali ke sekolah.
Dan perjalanan senin keramat itu seleseilah sudah meninggalkan segala kenangan pahit-pahit yang telah dilalui.
PESAN : Kalo kamu seorang pendatang dari luar kota, jangan mencari alamat dengan seorang pendatang juga .
Posted by alfitayzk at 10:17 PM 0 comments