I can't breathe without you, but I have to breathe without you..
It's 2 a.m, feeling like I just lost a friend
Hope you know it's not easy, easy for me..
Sedang kangen rumah, SERIUS!
Eh sebenernya bkn kangen rumahnya, kangen keluarga, kangen ngumpul sekeluarga brg.
Tiba2 flashback waktu dulu masih serumah semuanya, waktu aku belum ke yogya, waktu masku juga blm di yogya, waktu masku yg satunya lagi belum ke surabaya, waktu papaku blm ke jakarta..
Rasanyaaa udah lama bangeeet gak ngumpul sekeluarga. Setaun sekali. Ya, cuman waktu idul fitri aja bisa kumpul. Itupun gak sampe seminggu. Andai ada cara lain biar bisa ngumpul -_____-
Seems udah gak tahan di tempat ini, apalagi dgn segala tekanan dari sana sini. Tapi kalo pulang pun pasti gak diijinin. Hff Kadang pengen kabur dari sini, ke bali, ke papua atau kemana lah, buat sejenak melupakan rutinitas ini. Pengen pergi tanpa ada seorangpun yg tau, matiin hape, dan bener-bener gak mikirin semua yg berhubungan dengan tempat ini.
Yah tp hidup itu harus move on, gak boleh lari dari masalah, eh tapi sebenernya gak ada masalah apa2 disini. Cmn suntuk aja dgn keadaannya, dgn sedikit pendiktean bahwa aku disini harus begini begini, harus 'seperti ini'.
Sedih juga kalo dalam keadaan sakit gini, harus ngurus badan sendiri. Gak kayak dulu ya, mau makan diambilin, minum obat disiapin, mau ini diturutin. Sedangkan skrg disini yaa kalo kamu mau sehat, usaha sendiri.
Inget dulu pernah sakit saking kangennya sama mereka. Eh pas mereka dtg ke yogya, langsung sembuh gitu aja hehe. Aneh sih, tapi itu kenyataannya.
Nulis ini sambil ngobrol-ngobrol sama wening yg lagi homesick juga, "ah fit pokoknya kalo besok tgl 3 juni beneran cuti bersama, mpc aku mau pulang, pengen ketemu orang tua sama adekku"
Trus mikir, pulang? Pengen, pengen banget ikutan pulang juga sama kayak wening. Tapi habis itu mikir. He? Mau pulang kemana fit? Yak gini nih gak ada tujuan. Bingung harus memprioritaskan ketemu siapa. Kalo mau ketemu mama ya ke tuban, kalo mau ketemu papa ya ke jakarta. Padahal pengennya ketemu semuanya!!
Udah lupa rasanya gimana makan bareng di meja makan berlima, lupa juga gimana rasanya semobil sama mereka, lupa rasanya shalat berjamaah sama mereka, bahkan percaya atau tidak aku gak punya foto keluarga yg bener2 ber5 dalam satu frame!
Lupa gimana asyiknya tertawa bareng di ruang keluarga, lupa lupa lupa. Dan saat ini aku pengen mengulangnya, bener-bener pengen. Ingin kembali ke kelas 2 sd, waktu dimana kita masih ber5, masih bersama.
daydreamer
ONCE means there is NO SECOND..
family :')
Monday, May 23, 2011
Posted by alfitayzk at 9:04 AM 1 comments
mengapa kita harus merasakan sesuatu yg namanya "sakit" ?
Thursday, May 5, 2011
Sejatinya itu hanya merupakan sebuah perbandingan. Apa sebenarnya arti dari menyakitkan dan menyenangkan itu? Menyakitkan dan menyenangkan hanya parameter yang dubuat manusia, yang ironisnya perbandingan-perbandingan itu kian waktu kian menyedihkan. Nilai 10 dianggap baik, kaya dianggap menyenangkan, sakit dianggap menyakitkan. Padahal setelah semuanya terjadi, bukankah rasanya sama saja. Bukankah sama-sama akan menjadi kenangan? Sama sekali tidak ada bedanya.
Posted by alfitayzk at 2:28 PM 0 comments
kisah seekor kupu-kupu
Friday, April 29, 2011
Seseorang menemukan kepompong seekor kupu-kupu. Dia duduk dan mengamati selama beberapa jam kupu-kupu dalam kepompong itu ketika dia berjuang memaksa dirinya melewati lubang kecil itu. Kemudian sang kupu-kupu berhenti membuat kemajuan. Kelihatannya dia telah berusaha semampunya dan dia tidak bisa lebih jauh lagi.
Akhirnya orang tersebut memutuskan untuk membantunya. Dia ambil sebuah gunting dan memotong sisa kekangan dari kepompong itu. Kupu-kupu tersebut keluar dengan mudahnya. Namun, dia mempunyai tubuh yang gembung dan kecil, serta sayap-sayap yang mengerut. Orang tersebut terus mengamatinya, karena dia berharap bahwa pada suatu saat, sayap itu akan mekar dan melebar sehingga mampu menopang tubuhnya. Sayang, semuanya tak pernah terjadi.
Kenyataannya, kupu-kupu itu menghabiskan sisa hidupnya merangkak di sekitarnya dengan tubuh gembung dan sayap-sayap mengerut. Dia tidak pernah bisa terbang. Yang tidak dimengerti dari kebaikan dan ketergesaan orang tersebut adalah bahwa kepompong yang menghambat dan perjuangan yang dibutuhkan kupu-kupu untuk melewati lubang kecil tersebut adalah cara Tuhan untuk memaksa cairan dari tubuh kupu-kupu itu ke dalam sayap-sayapnya. Sedemikian sehingga dia akan siap terbang begitu dia memperoleh kebebasan dari kepompong tersebut.
Kadang, perjuangan adalah yang kita perlukan dalam hidup kita. Jika Tuhan membiarkan kita hidup tanpa hambatan, itu mungkin malah melumpuhkan kita. Kita mungkin tidak sekuat yang semestinya kita mampu. Kita mungkin tidak pernah dapat terbang.
Kita memohon kekuatan, dan Tuhan memberi kita kesulitan-kesulitan untuk membuat kita kuat.
Kita memohon kebijakan, dan Tuhan memberi kita persoalan untuk diselesaikan.
Kita memohon kemakmuran, dan Tuhan memberi kita otak dan tenaga untuk bekerja.
Kita memohon keteguhan hati, dan Tuhan memberi kita bahaya untuk diatasi.
Kita memohon cinta, dan Tuhan memberi kita orang-orang bermasalah untuk ditolong.
Kita memohon kemurahan/kebaikan hati, dan Tuhan memberi kita kesempatan-kesempatan.
Kita tidak memperoleh yang kita inginkan, kita mendapatkan segala yang kita butuhkan.
Posted by alfitayzk at 12:49 AM 0 comments
alhamdulillah masih selamat
Tuesday, April 26, 2011
Hari ini berkali-kali hampir nabrak, salah satunya di depan sekolah sendiri. Waktu mau nyebrang, perasaanku jalanan udah kosong, kanan kiri gak ada kendaraan, eh tapi pas udh nancap gas(mungkin waktu itu pikiranku lagi kosong, jd seolah-olah jalanan juga kosong kali ya..??), tiba-tiba aja di depanku ada motor. Udah gak sempet buat ngerem. Pasrah aja, tapi tiba-tiba juga mesin motorku mati sendiri, padahal jelas-jelas gak aku apa-apain, dan suddenly motorku berhenti tepat beberapa senti di dekat motor itu. Subhanallah :')
Posted by alfitayzk at 10:50 PM 0 comments
Nulis di blog, di luar pagar, pukul 22.30, bermodal hape. Yap, kekunci lagi zzz
Gak mikir harus tidur dimana, tp malah kepikiran sesuatu.
Bukan kepikiran sih, ada yg ganjel aja
Keinget dulu pas smp, salah seorang temenku : nike ade therinda yg biasanya dipanggil nike, bilang sesuatu ke aku. Dan deg, rasanya kayak km jd useless friend yg gak dipercaya sama temen sendiri. Sempet kecewa sih sama dia. Tp waktu itu cuman dipendem aja.
Then, beberapa hari belakangan ini, sepertinya aku ngrasain hal yang dia rasain. Gimana gak enaknya ngrasa kayak gitu. Aku paham, paham betul rasanya.
Emang gak enak, nggerus hff
Jadi ngrasa bersalah sama nike dulu, sorry sist, aku bener2 gak bermaksud :(
Setelah tau rasanya kayak gini, aku yakin, kalo aku jadi km, aku pasti bilang hal yg sana ke aku waktu itu
Walaupun kita tau gak mungkin juga apa yg kita takutin itu bakal terjadi, tapi pasti pas liat mereka, yang kerasa cuman satu : NGGERUS.
Posted by alfitayzk at 10:40 PM 0 comments
sheraton-prambanan-delanggu-sragen-what's next (?)
Friday, April 22, 2011
Hari ini, 22 April 2011, gelisah, khawatir, entahlah. Semoga hanya perasaan buruk yang tidak terjadi. Ya, perasaan ini juga yang membuatku terlalu cemas, harus gak sih nanyain kabar tiap sejam sekali? What a useless thing mungkin dia pikir. Pasti dia mikir seperti itu kali yaaa. Tapi, setidaknya cuman hal itu yang bisa membuatku lebih tenang.
Sebenernya gak penting dimana posisinya waktu mengirimkan pesan singkat itu ke aku. Hanya yang aku tau, kalau dia sms aku, it means dia masih baik-baik aja disana :)
Gak ngerti juga kenapa bisa se khawatir ini. Baru pertama kali ngrasain yang kayak gini.
Soal kemarin-kemarin, yang aku ngejekin dia supaya nyari 'orang' di tempat tujuannya sana, it was a kidding. No more meaning. Yang disini juga gak bakalan rela lah yaa hehe. Cuman pengen tau reaksi dia aja sebenernya. Lagian udah percaya kok sama dia. Dimana aja, sama siapa aja, kapan aja, pokoknya percayaa. Kuncinya cuman itu sih.
Pernah sih ngerasa ragu gitu. Tapi yaa ditepis aja lah, semoga aja yang dipercaya gak mengecewakan. Semoga gak salah percaya sama orang. Itu aja sih harapanku :)
Ini nulis di blog juga sebagai pelampiasan biar lebih tenang aja sebenernya, nungguin sms selanjutnya pukul 00.00 nanti hehe.
Take care yaa, balik kesini dalam keadaan sehat walafiat amin amin amin :D
*bagi yang baca ini, gak boleh senyum senyum apalagi ketawa lho :p*
Posted by alfitayzk at 11:00 PM 0 comments
edisi labil
Tuesday, April 12, 2011
Berawal dari merasa semuanya menyesakkan
Tidak mengerti kenapa harus merasa seperti itu
Tidak mengerti kenapa harus bersikap seperti itu
Hanya merasa seperti balon
Balon yang terus mengembang
Tapi mendapat tekanan terlalu kuat dari luar
Alhasil akan meledak
Ya, aku meledak
Benar-benar meledak hari ini
Bermula dari telepon itu
Yang memutuskan semuanya secara sepihak
Seolah aku tak diberi kesempatan lagi untuk memilih
Aku benci dengan keadaan
Aku ingin protes
Ingin berkata bahwa..
Aku benci selalu menjadi prioritas kedua oleh orang yang ku utamakan
Aku benci harus selalu mendengar nama dia dijadikan alasan
Kadang merasa tak dianggap
Kadang merasa tak berarti
Dan di telepon itu seharusnya aku mengatakan semuanya
Selalu begitu
Selalu ingin mengutarakan
Tapi lidahku kelu
Tenggorokan tercekat
Seakan otak tak bersahabat lagi dengan pita suara ini
Terdiam
Selalu terdiam
Tanpa bisa mengucapkan apa yg sebenarnya kurasakan
Dan hanya bisa menangis sepelan mungkin
Supaya orang di seberang sana tak menyadari
Selalu menyembunyikan tangisan ini
Menghilang sejenak
Pergi, merenung, sendiri...
Satu satunya cara untuk menenangkan diri
Untuk berdamai dengan diri sendiri
Di jembatan ini aku merenung
Memikirkan, atau lebih tepatnya melupakan kejadian itu
Perlahan-lahan aku mampu berdamai dengan diri sendiri
Lega..
Lebih baik dari sebelumnya
Maaf untuk orang yg merasa hari ini aku berbeda
Maaf untuk orang yg kena dampak emosiku hari ini
Maaf untuk orang yg harus meminta maaf atas kesalahan yg tidak dibuatnya
Maaf untuk hati-hati yg tersakiti akan sikapku hari ini
Sedang labil
Sedang mudah tersinggung
Sedang bernegative thinking sama semua orang
Sedang tidak bisa berfikir jernih
Maaf. Maaf. Maaf.
Posted by alfitayzk at 6:17 AM 2 comments
Belajar dari Pengalaman
Thursday, April 7, 2011
Kemarin waktu lihat nilai-nilai mid fisika, matematika, bahasa jepang, komputer, dan lainnya, aku nyaman-nyaman aja. Alhamdulillah semua memuaskan. Tapi hari ini, lagi ngenes-ngenesnya nih, dimulai dari remidi pkn, lanjut aku lihat nilai biologi sama sejarahku, eh ternyata diluar harapan semua. Lalu aku mikir, kenapa ya nilai pkn ku mesti jelek? Padahal kan seharusnya pkn itu lebih enak, gak harus pusing pusing menghitung, gak harus ngerti berbagai macam rumus kayak fisika dan matematika, tapi kenapa malah jelek?
Akhirnya tak telusuri deh, pulsek itu, sendirian di markas, sekelilingku masih sepi, aku mikir.. mikir dan mikir..
Ternyata sejak dulu memang aku gak ahli, gak bakat, atau apalah namanya kalau masalah hafal-menghafal.
Dan bener juga, sejarah, biologi, sama pkn kan mengandalkan hafalan banget to?
Terus aku mikir lagi gimana caranya biar bisa jago hafalan. Secara kan bentar lagi udah kelas 3, harus udah mulai nyicil mikir juga kan? Tapi sampe lamaaa gitu aku belum nemu juga solusinya.
Akhirnya aku lupakan masalah itu dulu, sampai akhirnya aku datang ke suatu forum. Eh gak taunya ada beberapa pendatang disana. Waktu aku datang aja aku udah merasa ngganjel, mulai ada rasa gak enak, tapi aku mencoba biasa aja. Eh niat sudah baik, gak ngomong macem-macem, gak pake nyenthe, tapi malah diberondong pertanyaan-pertanyaan yg sebenernya gak penting banget dibahas disitu, di depan adek-adek kelas. Maksudnya itu sebenernya apa? Memojokkan? Atau mau menurunkan image ku di depan mereka?
Sampai sempat tersirat di pikiranku saat itu, kalau emang aku gak dipercaya lagi buat jaga adek-adek ini, gak pantes jadi panutan mereka, ya silahkan, aku bersedia pergi dari lingkungan ini. Tapi astaughfirullah, aku menepis pemikiran itu. Toh waktu itu aku lagi capek-capeknya, lagi emosi, gak baik kan memutuskan sesuatu dengan hati panas kayak gitu.
Aku jawab sekenanya aja, duduk disamping seseorang yang pasti ngerti banget gimana kalang kabutnya perasaanku saat itu.
Saat salah seorang berkata, "Kalo ada uneg-uneg disampein aja disini", saat itu juga aku menoleh ke arah dia. Dalam hati aku ngomong, andai ini bukan forum mereka, pasti uneg-uneg ku ini udah keluar. Tapi rasanya gak enak banget bahas masalah itu di depan adek-adek.
Yasudah, bertahan ajalah sampai forum itu selesai. Aku pulang, nenangin pikiran sejenak, nginget-nginget lagi apa aja yg aku alami hari ini. Mulai dari nilai tadi sampai ke masalah sore tadi.
Semua aku sambung-sambungkan. Dan aku mendapat sebuah perumpamaan.
Hidup itu kayak nilai-nilai ulangan kalian. Pasti semua pengen kan selalu dapet nilai bagus? tapi kemampuan orang pun berbeda-beda. Ada orang yang dengan mudahnya mendapat nilai-nilai bagus. Tapi ada juga sebagian yang sudah berusaha, belajar semalaman suntuk, tapi tetep aja belum bisa mendapat nilai bagus. Karena kemampuan mereka berbeda. Mereka yg nilai-nilainya dibawah KKM pasti ada kemauan untuk bisa, hanya mungkin belum saatnya mereka bisa. Dan perubahan nilai dari jelek ke bagus itupun gak mungkin langsung mak jeglek! Pasti bertahap, pelan-pelan.
Dan beberapa orang melakukan cara yang salah demi mendapat nilai bagus. Apa? Pilihan mereka adalah berbuat curang, mungkin mencontek, bertanya pada teman, atau cara-cara lainnya. Berarti bukan kemampuan dia sendiri kan? Dia hanya ingin terlihat bisa dihadapan orang lain. Padahal aslinya belum.
Nah, setelah membahas tentang nilai tadi, apa hubunganya sama kehidupan kita? Apa persamaannya?
Jadi gini, kita umpamakan nilai pelajaran itu adalah nilai tentang pribadi kita, sikap dan sifat kita. Semua orang pasti pengen kok jd orang yang baik atau benar. Tapi tidak semua orang bisa. Mau bukan berarti bisa. Dan mereka pasti berusaha, entah apa usahanya itu tergantung pribadi masing-masing. Tapi ada wes pasti usahanya.
Tapi, ya seperti merubah nilai tadi itu juga, merubah pandangan hidup gak semudah itu gitu lho. Kalau memang dia belum bisa menjadi sebaik itu, ya gak bakalan bisa. Perlu tahapan tahapan untuk merubah pribadi masing-masing orang. Mungkin beberapa orang dengan mudahnya menjadi baik, tapi tidak semua orang bernasib sama. Ada beberapa orang yang harus terjatuh ribuan kali dulu untuk berubah. Tapi percayalah, mereka pasti ingin menjadi lebih baik.
Trus apa hubungannya sama mencontek? Coba saja bayangin orang nyontek itu orang munafik. Gak beda jauh kok. Beda objek aja disini. Orang munafik keliatan bagus dan baiknya kan dihadapan orang-orang disekitarnya? Nah ya sama kayak mencontek tadi. Nilai mereka bagus tapi itu bukan kemampuan mereka. Kalau yg munafik, mereka ketok apik, tapi sebenernya itu bukan mereka yang asli. Sama saja menutupi gimana aslinya mereka. Bukankah Allah membenci orang yang munafik? Lalu salahkah aku kalau aku memilih jalan ini?
Aku hanya tidak ingin menutup-nutupi gimana aku yang sebenarnya. Aku juga ingin menjadi 'baik' kok, tapi maaf kalau baik yang diminta sejauh itu, itu masih diluar batas kemampuanku.
Satu lagi pertanyaanku, bukankah Islam tidak memaksa?
Posted by alfitayzk at 6:55 AM 0 comments
intermezzo
Wednesday, April 6, 2011
Cat Air mendarat darurat
Pesawat milik maskapai penerbangan Cat Air, sedang terbang di atas laut Jawa. Tiba-tiba pesawat mengalami gangguan mesin yang mengharuskan pesawat untuk mendarat darurat pada saat itu juga. Mau tidak mau mereka harus mendarat di laut.
Pilot (lewat pengeras suara): “Para penumpang yang terhormat. Karena ada gangguan mesin, maka terpaksa kita mendarat darurat di laut. Untuk memudahkan evakuasi penyelamatan, kami mohon setiap penumpang yang bisa berenang, untuk pindah ke tempat duduk di sisi kanan, dan bagi yang tidak bisa berenang silahkan menempati tempat duduk sisi kiri.”
Tak lama setelah itu, pesawatpun melakukan pendaratan darurat di laut.
Pilot: “Para penumpang yang terhormat. Kita telah mendarat dengan selamat di laut. Bagi penumpang yang duduk di sisi kanan, jangan panik, kenakan pelampung, buka pintu darurat yang ada di sisi kanan pesawat, dan segera berenang sebelum pesawat ini tenggelam.
Bagi para penumpang yang duduk di sisi kiri pesawat, TERIMA KASIH ANDA TELAH TERBANG BERSAMA CAT AIR.”
Surat Dari Suami
Sepasang suami isteri setengah baya yang sama- sama dari kalangan profesional merasa penat dengan kesibukan di ibukota. Mereka memutuskan untuk berlibur di Padang. Karena kesibukannya, sang suami harus terbang lebih dahulu dan isterinya baru menyusul keesokan harinya.
Setelah check in di hotel di Padang, sang suami mendapati sebuah komputer yang tersambung ke internet telah terpasang di kamarnya. Dengan gembira ia menulis e-mail mesra kepada isterinya di kantornya di Jalan Sudirman, Jakarta. Celakanya, ia salah mengetik alamat e-mail isterinya dan tanpa menyadari kesalahannya ia tetap mengirimkan e-mail tersebut.
Di daerah Pekanbaru, seorang wanita baru kembali dari pemakaman suaminya yang baru meninggal. Setiba di rumah, ia langsung check e-mail untuk membaca ucapan-ucapan belasungkawa.
Baru selesai membaca e-mail yang pertama, ia jatuh pingsan. Anak sulungnya yang terkejut kemudian membaca e-mail tersebut, yang bunyinya:
To: Isteriku tercinta
Subject: Aku udah sampai!!!
Date: 22 Mei 2006
Aku tahu pasti kamu kaget tapi seneng dapat kabar dariku. Ternyata disini mereka udah pasang internet juga, katanya biar bisa berkirim kabar buat orang-orang tercinta di rumah. Aku baru sampai dan sudah check-in. Katanya mereka juga sudah mempersiapkan segalanya untuk kedatanganmu besok.
Nggak sabar juga deh rasanya nunggu kamu. Semoga perjalanan kamu ke sini juga mengasyikkan seperti perjalananku kemarin. Oh iya, disini lagi panas-panasnya. Kalau pada mau, anak-anak diajak aja.
Love,
Papa
Harga Kakatua
Di sebuah toko penjual burung, mempunyai 2 burung kakak tua. Kedua burung itu berbeda, yang satu suka bernyayi dan yang satunya lagi hanya diam saja, datang seseorang ingin membeli burung kakak tua. Ia berkata kepada si penjual burung :
Pembeli : Berapa harga burung kaka tua ini mas...??
Penjual : Kalau yang suka nyayi itu 500.000 rupiah, sedangkan yang diam itu 1.000.000 rupiah.
Pembeli : Lho kok yang suka nyayi harganya lebih murah dari yang hanya diam saja.
Penjual : yah.... jelas beda wong yang harganya 1.000.000 itu pencipta lagunya kok.
Tidak dihukum
Murid : Pak, apakah orang boleh dihukum untuk sesuatu yang belum diperbuatnya ?
Guru : Oh, tentu saja tidak. Orang hanya boleh dihukum untuk perbuatan yang telah dilakukannya.
Murid: Syukurlah, Pak. Saya belum membuat PR.
Nasi Goyeng
Seorang cedal yang susah mengatakan "R", masuk ke sebuah warung nasi goreng setelah menerima gaji pertamanya.
"Pak nasi goyeng pedas satu piring!" katanya dengan mantap
"Nggak ada mas"
"Lha itu teltulis di tenda!!"
"Itu nasi goreng!, sana pulang dulu dan belajar bilang nasi gorrreng!"
3 hari 3 malam, yang keluar dari mulutnya hanya "nasi goyeng, nasi goyeng, nasi goyeng...." dan setelang seminggu berlatih, akhirnya :
"nasi gorrrrrreng" kembalilah dia ke warung tsb.
"Pak nasi gorrrrrreng pedas satu piring!" katanya dengan mantap
"Ya, bentar mas, minumnya apa?"
"Es jeyuk"
Apa Keuntungannya
Seorang pengembang real estate sedang mempromosikan rumah kepada seorang pembeli.
Pengembang : "rumah ini memiliki beberapa keuntungan dan kerugian."
Pembeli : "oh ya? saya ingin tahu dulu apa kerugiannya."
Pengembang : "di sebelah timur rumah ini ada tempat pembuangan sampah, di sebelah baratnya ada pabrik cuka, terus di sebelah selatannya ada pabrik karet & di sebelah utaranya ada tempat penampungan limbah pabrik."
Pembeli : "kalau begitu, apa dong keuntungannya ?"
Pengembang : "keuntungannya, anda akan selalu tahu dari arah mana angin bertiup."
Headphones Si Pirang
Suatu ketika, seorang pirang pergi ke penata rambut, namun ia mengenakan headphones. Si penata bilang, "Kamu harus melepaskan benda itu atau aku tidak dapat memotong rambutmu!" Si pirang menjawab, "Tidak! Aku tidak bisa! Aku akan MATI tanpa mereka!"
Jadi si penata hanya dapat menarik nafas, dan memotong rambut pada sisi kepalanya. Ketika si pirang tertidur, si penata berpikir, "Akan kulepas headphonesnya jadi aku bisa memotong rambutnya. Dia nggak akan sadar ini." Jadi, ia melakukannya. Sekitar 3 menit berikutnya, si pirang melorot dari kursi, meninggal. Si penata berkata, "Kira-kira apa ya penyebab kematiannya? Mungkin ada hubungannya dengan headphonesnya?" Si penata mengambil headphones itu dan mendengarkannya baik-baik apa yang sedang diputar.
Headphones itu mengulang kata-kata, "Tarik nafas, lepaskan."
Posted by alfitayzk at 6:54 AM 0 comments
hidupku, aturanku, jalanku
Tuesday, April 5, 2011
Selama ini hidupku fine fine aja. Yaudah mengalir apa adanya. Tapi suatu hari, beberapa hari yg lalu, ada kabar yg gak mengenakkan. Pas denger kabar-kabar diluar sana langsung 'deg'. Mboh piye rasane, tapi tu serasa bingung, cemas, takut, sebel, dan lain-lain campur-campur jadi satu. Bunek banget ckck.
Sebenere ki apik, tapi aku belum bisa sejauh itu gitu lho. Berubah itu gak segampang power rangers, sailormoon, yg langsung 'mak cling' njuk udah berubah jd pribadi yang baru. Semuanya butuh proses. Butuh tahapan-tahapan. Dan percayalah, aku sedang menaiki tahapan-tahapan itu. Tapi tetep gak kayak gini caranya. Nek ditelusuri dari jamanku smp dulu, mbok kalian lihat dulu, dipahami gimana perjuanganku sampe ke titik ini. Aku jadi yg sekarang ini udah seharusnya disyukuri banget lho. Perubahanku selama ini udah jauh banget asal kalian tau. Dan gak gampang lho jadi aku yg sekarang.
Dan apa? Bukannya kalian menuntunku perlahan untuk menguatkan aku yg masih labil, tp kalian seolah-olah malah langsung nyeret aku. Kalian seolah memaksa aku untuk jadi apa yg kalian inginkan. Bertahan jd kayak gini aja udah susah, eh kalian mintanya lebih.
Coba aku gak masuk teladan, kalian mungkin gak akan nemuin fita yg sekarang. Kalian mungkin gak bakal ketemu fita yg berjilbab. Ini lho yg perlu kalian lihat. SUSAH.
Nek kalian sih gampang bilang gitu, karna kalian sudah berjalan sejak dulu, keluarga kalian, lingkungan kalian, semua mendukung dgn baik. Tapi aku? Aku baru mulai saat aku masuk sekolah ini, aku baru merangkak, tapi kalian memaksaku untuk berlari. Gak bakal bisa. Apapun yg kalian lakukan, bakal nihil hasilnya.
Kalo kalian terus menekan aku kayak gini, yg ada aku bukan malah mengikuti jalan kalian, tapi aku malah memberontak, menjauh, menyingkir.
Tapi aku masih mikir, aku masih punya tanggungjawab disitu, yoweslah aku bertahan.
Tau kenapa salah seorang teman kita pergi? Karna dia gak pernah merasa dihargai. Karna apa yg dia pikirkan tak sejalan dgn kalian, dan kalian selalu memaksanya menjadi seperti kalian.
Dulu aku berusaha sakjane jadi apa yg kalian pengen, aku udah usaha, sumpah. Tapi apa? Hatiku gak tentrem, aku belum nyaman dgn keadaan seperti itu. Aku ketok baik, tapi njerone ora. Lak yo malah kayak munafik to? Dan aku gak mau jadi seperti itu.
Apa kalian pernah ngrasain gak enaknya jadi bukan diri sendiri? Apa kalian pernah ngrasain disindir-sindir diluar sana kalo kalian itu munafik? Nek belum pernah, tak beritahu, rasanya GAK ENAK BANGET.
Yaudah, sekarang tak putusin aku jadi dirku sendiri aja. Jadi apa adanya aku.
Kalo kalian masih gak trima, hanjuksowhat? This is my life, let me choose my own way.
Biarkan air itu mengalir. Biar dia kembali ke laut dengan sendirinya. Jangan paksa dia mengikuti arusmu. Hidup kalian berbeda. A tidak akan bisa menjadi B.
Selain itu, aku tipe orang yg gak terlalu suka dicampurin masalah pribadinya. Ngrasa seolah-olah gak punya privacy. Privacy ku seakan dikoyak. Loro ati lah nek kayak gitu.
Maaf cuman bisa melampiaskan disini. Soale aku juga orange ceplas-ceplos. Nek aku ngomong langsung, bakal bisa lebih atos. Dan aku masih ngehargain kalian. Gak pengen nyakitin perasaan kalian secara langsung. Aku gak pengen gara-gara masalah ini njuk aku jadi gak nyaman sama kalian. Jd merasa asing, dan terpaksa harus menjauh. Tp tolong juga jangan paksa aku sakit hati karna perbuatan kalian. Tolong. Kalian memang baik, tujuannya baik. Tapi cara kalian salah. Bukan gini caranya.
Posted by alfitayzk at 9:07 AM 1 comments